Barrupos.com, Barru – Konsep Shinrin Yoku AtaU “Mandi Hutan” Yang Populer Di Jepang Mencuat Dalam Audiensi Antara Pemerintah Kabupaten Barru Dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar MaMassar.) PEMI PEMBINA HANIAN (BPH), 22) Makassar Makassar.) PEMBINA PEMBINA (BPH), BPH), 22) PEMI PEMBINA (BPH) (BPH) (BPH) (BPH) (BPH) (BPH) (BPH) (BPH).
Audiensi Yang Diagelar Di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 5 Mpp Kantor Bupati Barru, Dipimpin Langsung Oleh Wakil Bupati Barru, Dr. IR. Abustan A. Bintang, M.Si., Dalam Sambutanya Menyampaan Salam Hormat Sekaligus Permohonan Maaf Dari Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH, M.Si., Yang Berhalangan Hadir Karang Mengikuti Agenda AGenda Pairing.
Wabup Menegaska Bahwa Pemkab Barru Sangat Terbuka Terhadap Kolaborasi Demat Dunia Akademik, Khususnya Dalam Mengembangsan Potensi Lokal.
“Barru Adalah Daerah Kecil, Tapi Punya Keunikan Besar. Kita Memilisi Potensi Tambang, Perikanan, Hingga Pariwisata Yang Unik. Salah Satunya Hutan Manggrove Pulau Pannikiang Dan Kawasan Pacekke. Berkelanjutan Dan Bermanfaat Langsung Bagi Masyarakat, ”Ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BPH Unismuh Makassar, Prof. Dr. Gagaring Pagalung, M.Si., Ak., CA., CSRA., menjelaskan bahwa Hutan Pendidikan seluas 229 hekter yang telah diamanahkan pemerintah pusat kepada Unismuh akan difungsikan sebagai laboratorium penelitian, Pusat Pembelajaran, Sekaligus Ruang Pemberdayaan Masyarakat. Ia buta membawa gagasan Pengembangan Shinrin Yoku AtaU terapi “Mandi Hutan” di Kawasan Pacekke Sebagai Destinasi Wisata Kesehatan.
“Di Jepang, Shinrin Yoku Bahkan Diresepkan Dokter Untuce Mengurangi Stres. Pacekke Punya Ekosistem Yang Unik, Embung, Udara Segar, Serta Jejak Sejarah. Prof. Gagaring.
Menanggapi hal tersebut, wabup Abustan Menyambut Baik Gagasan Itu, Namun Menankan Bahwa PerteMuan ini Masih Sebatas Penjajakan Peluang Kerja Sama.
“Kita Terbuka Inovasi Diarak Perguruan Tinggi, Apalagi Yang Selaras Gelangan Visi Daerah: Membangun Barru Potensi Dan Keunikan Lokal. Ujarnya.
Selain Memhutanan Dan Wisata Lingkungan, Audiensi Jagi Meninggung Peluang Sinergi Di Bidang Pertanian, Perkebunan, Dan Pemberdayaan Masyarakat. Wabup Abustan Turut Memaparan Konsep Sistem Pertanian Terpadu Yang Tengah Dikembangkangkan Pemkab Barru, Mencakup Peternakan Ayam Rakyat, Perkebunan, Kopi, Hingga Durian Musangking. Kolaborasi Delana Dunia Akademik Diharapkan Dapat Memperuat Inovasi Serta Pendampingan Bagi Masyarakat Di Lapangan.
Pertuan ini Menghasilkan Kesepahaman Awal unkuTKuat Komunikasi Dan Menyiapkan Langkah Menuju Nota Kesepahaman (Mou) Antara Pemkab Barru Dan Unismuh Makassar. Mou Tersebut nantinya dengan Diturunkrian Teknis (PKS) Yang Melibatkan Dinas-Dinas Terkait, Seperti Dinas Pendidikan. Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Hingga Bappelitbangda Barru.
“Insya Allah, mou ini kan menjadi payung besar kerja sama. Teknisnya nanti bisa meliputi Pendidikan, Kehutanan, pertanian, hingan ozehana pemberkaya. Barru, ”Tegas Wabup.
Turut Hadir Dari Blh Unismuh, Dr. Ir. H. Muhammad Saiful Saleh, Dr. H. Kamaruddin Muha, M.Pd., Dr. Israri, S.Pd., St, MT, IPM Dan Andi Uswatun, S.SOS, Sementara Hadir Mendampingi Wabup, Asisten I Setda Barru, Kadis Pendidampingi, Kanganan, PERANGANAN PANANAN PANANAN, KADALIS PENDIDIMAN PANANAN PANANAN, KADALIS PENDIDIMAN PANANAN PANANAN, KADIS PENDIDISAN PANANAN PANANAN PANANAN KADISAN KADIS PENDIS KADIS PENDIS Penataan Lingkungan Hidup, Kabid Pengendali Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Perencana Ahli Muda Bappelitbangda.